Angka Kemiskinan Meningkat, Pemprov Jatim Harus Beri Insentif Tiga Pilar Pokok Ini

Surabaya, Kabarkini.co: Anggota Komisi C DPRD Jatim Akik Zaman mengatakan untuk mengentas kemiskinan di Jatim, ada tiga pilar pokok yang harus dilakukan oleh Pemprov Jatim.

“Ada tiga pilar pokok yang harus diperbaiki oleh Pemprov Jatim. Tiga pilar itu antara lain Agraria, peternakan termasuk kelautan dan sektor informal,”jelasnya saat dikonfirmasi di Surabaya, Rabu (17/2/2021).

Politisi asal PKB ini mengatakan dari data statistic, di Jatim disektor informal selalu mengalami pembengkakan jumlahnya.” Bahkan menggantikan system agraris yang melakukan penyempitan lahan dan urbanisasi. Ini jumlahnya semakin hari semakin besar,”jelasnya.

Akik Zaman mengungkapkan perlu ada upaya maksimal dari bank UMKM untuk memberikan insentif permodalan khusus untuk memperkuat sektor informal yang ada di Jatim.

“Insentif harus diberikan agar tiga pilar tersebut bisa maksimal sehingga bisa menumbuhkan perekonomian di Jatim.  Jika ini dilakukan pemprov, maka saya optimis bisa menahan laju kemiskinan di Jatim. Setidaknya agak melambat,”tutupnya.

Sekedar diketahui, Angka kemiskinan di Jawa Timur meningkat akibat dampak pandemi covid-19. Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim mencatat jumlah penduduk miskin di Jawa Timur mencapai 4,58 juta jiwa atau setara 11,46 persen dari jumlah penduduk pada 2021. 

Angka ini naik 1,26 persen setara 166.900 jiwa dari 2019, mencapai 4,41 juta jiwa atau setara 11,09 persen dari jumlah penduduk. (Three)