DITEMUKAN MAYAT SEORANG LELAKI DUA HARI DIDALAM RUMAHNYA

BANYUWANGI, kabarkini.co - Warga masyarakat Dusun Bulurejo,Desa Sumberbulu digegerkan adanya mayat seorang lelaki parubaya. Seorang lelaki berinisial SY (59) ditemukan tergeletak tak bernyawa di rumahnya Minggu (10/7/2022).

Berdasarkan keterangan Bripka Ahmad Fatoni, SH (Babinkamtibmas Desa Sumberbulu) menyampaikan ke awak media.
Bahwa kejadian tersebut, Minggu (10/7/2022). sekira jam 11.00 WIB, kedua anak korban berinisial HR dan WT, sekaligus sebagai saksi yang melihat langsung kejadian pada saat itu Beliau dari kabat sengaja datang kerumah ayahnya dengan tujuan silaturahmi (sambang ) orang tuanya,

Lebih lanjut, setelah sampai di depan rumah kedua anaknya mencoba untuk membuka pintu rumah, namun tidak bisa. Kemudian menuju kearah pintu belakang untuk membuka pintunya namun terkunci juga, lantas kembali ke pintu depan dan mengintip lewat celah pintu bagian bawah,dan terlihat orang tuanya tidur tertelungkup. Pada saat itu pula kedua anaknya mendorong pintu pintunya.

Setelah masuk rumah terlihat jelas bahwa korban tertelungkup dan terlihat ada darah di lantai. Lantas kaget kedua anaknya berteriak meminta bantuan tetangga dan kemudian di baringkan. Setelah itu saksi menghubungi Polsek Tandasnya.

Ditempat beda, Dharma Hendri C.Amd.Kep (Koord gawat darurat)
dan tim UGD Puskesmas Songgon.
Menjelaskan korban berinisial SY (59) hidup sendiri dan istri sudah meninggal. Korban meninggal terindikasi sudah dua hari baru ditemukan.

Hasil visum korban berinisial SY (59)
membuktikan bahwa, mulut mengeluarkan darah dan berbusa. Pada hidung korban juga mengeluarkan cairan lendir keputihan seperti nanah. Perut dan wajah korban terlihat kehitaman,hidung kiri terdapat luka robek 3 cm.

Jari tangan kanan robek, tangan kanan bagian atas mengelupas.tangan kiri sudah terlihat kaku. Baju dan celana korban terlihat basah dan berbau menyengat obat obatan herbisida pembunuh hama tanaman.

"Dari hasil visum penyebab tewasnya seorang berinisial SY (59) itu adalah murni bunuh diri." pungkas. gigin