Gelar Aksi Di DPRD Jatim, KSPI Tagih Janji Perda Jaminan Pesangon

Surabaya, kabarkini.co: Sekretaris KSPI Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Jatim Jazuli mengatakan pihaknya  menagih janji Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan DPRD Provinsi Jawa Timur pada tahun 2019 lalu untuk membuat perda jaminan pesangon. Namun hingga saat ini belum juga dilakukan pembahasan terkait Perda Jaminan Pesangon tersebut.

Dikatakan oleh Jazuli, perda ini merupakan solusi untuk meminimalisir konflik atau perselisihan antara pekerja/buruh dengan pengusaha. Selain itu, sambungnya, adanya Perda Jaminan Pesangon tersebut dapat meringankan beban pengusaha dalam hal membayar pesangon, karena konsepnya Jaminan Pesangon ini pembayarannya dicicil setiap bulannya

“Secara ekonomi juga menguntungkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, karena pengelolaan dana tersebut diserahkan kepada Bank Jatim,”jelasnya saat  menggelar aksi di Surabaya, Rabu (21/4/2021).

Jazuli menambahkan, selain perda pesangon, pihaknya berharap Pemprov Jatim segera membuat posko pengaduan THR 2021 mengingat seperti tahun-tahun sebelumnya, perusahaan banyak bermasalah ketika saat melakukan pembayaran THR bagi pekerjanya.

Sekedar diketahui, dalam peringatan hari buruh di tahun 2019 lalu, Gubernur Khofifah menyampaikan, para buruh harus mempunyai masa depan yang terjamin.

Diharapkan adanya Sistem Jaminan Pesangon tersebut dapat mengurangi konflik atau perselisihan buruh dengan pengusaha di Pengadilan Hubungan Industrial khususnya terkait nilai pesangon yang harus dibayarkan. (Three)