Komunitas Kuliner 'Makan-Makan Enak Terus' beri Dukungan Untuk Erick Tohir

Surabaya, kabarkini.co : Ada suasana berbeda di area parkir Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Minggu (17/7). Sebab, ada sejumlah stan kuliner berbaris di sana.

Kepada khalayak, mereka memperkenalkan diri dengan nama 'Gerakan Cinta Kuliner Nusantara'. Lalu, pada sisi belakang, ada banner dengan gambar Menteri BUMN, Erick Tohir.

Koordinator acara, Denny Ghibara mengatakan, ada beberapa pedagang kuliner yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Bahkan, mereka menyuguhkan aneka jenis kuliner, mulai Soto Ayam, Bakso, Sate Madura, Bandeng Asap, Sop Kepala Manyung, Nasi Pecel, Nasi Krawu, Semanggi Surabaya, Rujak Uleg hingga Nasi Boran Lamongan.

"Oleh karena itu kami punya tanggung jawab moral untuk mengampanyekan makanan-makanan khas daerah di Jawa Timur yang memiliki gadungan gizi tinggi," kata Denny dalam keterangannya, Senin (18/7/2022).

Tak ayal, para pengunjung Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya begitu antusias. Satu persatu pengunjung mendatangi stan kuliner tersebut.

Meski ramai diserbu masyarakat, namun panitia acara sigap. Sebab, telah menyiapkan 1000 paket makanan secara gratis.

Sesekali, ada kaum bapak-bapak dan ibu-ibu yang menikmati hidangan sembari menirukan gaya khas mantan pemilik salah satu klub liga Italia itu sembari memamerkannya di media sosial bertajuk 'Enak Terus'.

"Kami punya pandangan dan hari ini kawan-kawan yang tergabung dalam komunitas ini sepakat untuk mendukung Bapak Erick Tohir sebagai Presiden Indonesia di tahun 2024. Kenapa kami sepakat mendukung Pak ET (Erick Tohir)? Ini soal kepedulian beliau pada pelaku usaha UMKM wabil khusus di bidang kuliner," ujarnya.

Denny menegaskan, ia dan para pelaku UMKM bidang kuliner itu mengklaim, kegiatannya itu merupakan langkah awal dari para pelaku usaha kuliner yang tergabung dalam 'Komunitas Makan-Makan Enak terus'. Tak hanya mengenalkan ragam kuliner khas Nusantara khsusunya Jawa Timur, ia mengklaim negara Indonesia juga kaya akan sumber daya makanan dan olahannya. Namun sayang, masih ada berita mengenai stunting pada anak-anak.

"Padahal nenek moyang kita telah mewariskan ragam resep olahan makanan yang memiliki gadungan gizi tinggi. Pak ET sering saat kunjungan ke daerah-daerah selalu meluangkan waktu untuk mencicipi kuliner khas daerah tersebut dan Pak ET biasanya memilih warung-warung atau rumah makan sederhana untuk ikut memopulerkan makanan atau minuman khas daerah. Saya rasa itu bentuk kepedulian pimpinan terhadap keberlangsungan pelaku usaha," bebernya.

Ia berharap, Erick Tohir dan BUMN ikut hadir menawarkan inovasi-inovasi olahan pangan bagi masyarakat tersebut. Menurutnya, hal tersebut adalah tantangan bagi Indonesia dan internasional dalam menghadapi bayang-bayang krisis pangan.

"Kalau saja sumber daya pangan kita yang beraneka ragam dan rasa diurus dengan baik, maka tidak ada lagi cerita anak Indonesia yang Stunting. Kami yakin, Pak Erick Tohir bisa membawa Indonesia lebih maju dan sehat. InsyAllah, ke depan kami akan konsolidasi ke berbagai daerah di Jawa Timur untuk menggelar kegiatan pesta kuliner seperti ini tujuannya untuk mempromosikan dan memopulerkan makanan khas daerah khususnya di Jawa Timur dan tentunya menyolidkan dukungan pelaku usaha kuliner untuk suksesnya Pak Erick Tohir sebagai Presiden di tahun 2024," tutup dia. (K3)