Oknum Kades Ditetapkan Sebagai Terdakwa, Jabatan Dihentikan Sementara

BANYUWANGI, kabarkini.co - Keputusan Bupati Banyuwangi Nomor 188/392/KEP/429.011/2019. Tentang Pengesahan Pengangkatan Kepala Desa Bedewang Kecamatan Songgon Kabupaten Banyuwangi telah ditetapkan sebagai terdakwa karena diduga telah melakukan tindak pidana penambangan mineral tanpa izin (ilegal)

Pemberhentian sementara Kepala Desa dan pengangkatan Penjabat Kepala Desa Bedewang Kecamatan Songgon Kabupaten Banyuwangi.
Dihadiri oleh Porpimka, BPD dan Staf Desa Bedewang juga perwakilan dari RT RW, di pendopo Kantor Desa Bedewang Kecamatan Songgon. Senin 04 Juli 2022

Hardiyono (Camat Songgon)
bersambut, Berdasarkan surat pemberitahuan penahanan Kejaksaan Negeri Banyuwangi Nomor : 1080 /M.5. 21 /Eku.1 / 05/2022, tanggal 25 Mei 2022 Asmawi (Kades Bedewang) pasca ditetapkan sebagai terdakwa karena diduga telah melakukan tindak pidana.
Secara resmi menjadi tahanan Kejaksaan Negri Banyuwangi.

" Hingga Sampai saat ini masih belum diketahui secara jelas kepastian hukumnya. Dikarenakan masih belum ketok palu oleh pengadilan Negri Banyuwangi ". Dan mengakibatkan kekosongan jabatan Kepala Desa Bedewang Kecamatan Songgon, imbuhnya.

Lebih lanjut,melalui musyawarah mufakat kami telah mengambil sikap dan melayangkan surat pengajuan penjabat (PJ) Kepala Desa Bedewang yang ditujukan kepada Bupati Banyuwangi. Tandasnya.

Dalam sambutan pertamanya penjabat (PJ) yang akrab dipanggil Nanang meminta, "Seluruh steakholder, agar bisa bersinergi demi kelancaran pemerintahan yang berintegritas". tuturnya.

"Saya meminta saran dan dukungan agar bisa mengemban amanah yang dipercayakan, sehingga dapat membawa Desa bedewang Kecamatan Songgon selangkah lebih maju tentunya. Mari kita bersama sama bersinergi dengan semua Elemen dan slalu mengedepankan azaz musyawarah". ucapnya.

Jabat tangan dari semua yang hadir merupakan ucapan selamat datang dan selamat bergabung di pemerintahan desa bedewang. tim/gigin