Pemerintah Bangun Pasar Thumburuni Di Papua Barat, William Wandik: Bisa Naikkan Ekonomi Masyarakat

Papua, kabarkini.co: Anggota Komisi V DPR RI William Wandik mengatakan pihaknya berharap pembangunan pasar Thumburuni di Papua Barat bisa meningkatkan perekonomian masyarakat Papua khususnya di Papua Barat.

Dijelaskan oleh politisi Demokrat ini, pembangunan pasar Thumburuni tersebut merupakan merupakan tindaklanjut dari Surat Bupati Fakfak terkait Permohonan Pembangunan Kembali Pasar Thumburuni yang terbakar akibat bencana kerusuhan sosial pada tahun 2019.

Dalam pembangunan pasar tersebut, kata ketum GAMKI ini, menggunakan konsep bangunan hijau merupakan upaya Kementerian PUPR dalam mendorong penerapan smart and green building serta kemajuan teknologi konstruksi digital di seluruh tanah air.

“ Dan tentunya ini akan menjadi pasar modern di wilayah Indonesia Timur nantinya,”jelasnya.

Keberadaan pasar tersebut, sambung William Wandik, diyakini bisa mengungkit perekonomian masyarakat di Papua.” Saat inilah momen yang pas untuk membangkitkan perekonomian di Papua,”jelasnya.

Ditambahkan olehnya, pembangunan pasar Thumburuni dilakukan untuk mengembalikan fungsi pasar sebagai prasarana perdagangan dan perekonomian rakyat sehingga menjadi bangunan yang aman, nyaman, bersih, tertata, dan lebih baik

Sekedar diketahui, Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya membangun Pasar Thumburuni guna menunjang kegiatan perekonomian masyarakat Papua Barat. Pembangunan ditandai dengan kegiatan peletakan batu pertama atau groundbreaking di Kabupaten Fakfak, Papua Barat.   Pasar Thumburuni merupakan pasar modern dengan luas lahan 9.568 meter persegi, luas bangunan 13.563 meter persegi dan tinggi bangunan empat lantai yang nantinya akan memenuhi kebutuhan pokok, pakaian dan elektronik masyarakat sekitar Kabupaten Fakfak 

Diharapkan dengan jumlah los sebanyak 974 unit dan kios 166 unit dapat mengakomodir aktivitas pedagang yang ada di Pasar Thumburuni. Pembangunan dilaksanakan dengan skema Multi Years Contract (MYC) APBN TA 2021-2023 dengan nilai kontrak Rp104 miliar dan dan ditargetkan selesai dalam 570 hari. (setya)