PT.Frisian Flag Peduli Gizi Seimbang Lewat Pelatihan Bagi Para Guru SD Se-Surabaya

Kabarkini.co - PT Frisian Flag Indonesia (FFI) melaksanakan Training of Trainers (ToT) bagi 270 guru Sekolah Dasar di Surabaya yang didukung oleh Dinas Pendidikan Kota Surabayasebagai rangkaian kegiatan dari Gerakan Nusantara seputar Pedoman Gizi Seimbang (PGS), pola hidup sehat dan aktif, dan kebaikan susu bagi tubuh. Secara nasional, perilaku konsumsi gizi seimbang pada anak-anak di provinsi Jawa Timur belum diterapkan secara optimal.

Memasuki tahun kelima, Gerakan Nusantara yang didukung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia kali ini mengusung konsep baru yang berfokus pada peningkatan jumlah peserta dan peningkatan peran guru.

Ir. Ahmad Syafiq, MSc, PhD selaku Ketua Pusat Kajian Gizi dan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia menerangkan, “Data status gizi anak umur 5-12 tahun secara nasional masih menunjukan angka prevalensi yang tinggi, di mana angka prevalensi pendek sebesar 30,7%, prevalensi kurus sebesar 11,2%, hingga prevalensi gemuk sebesar 18,8%. Jawa Timur dipilih sebagai fokus Gerakan Nusantara karena berdasarkan data status gizi anak umur 5-12 tahundi provinsi Jawa Timur menempatkan provinsi tersebut ke dalam daftar 15 provinsi dengan prevalensi sangat gemuk di atas prevalensi nasional tersebut. Di kota Surabaya sendiri memiliki angka prevalensi pendek sebesar 12,7% dan angkaprevalensi gemuk sebesar 10,2%.”

sementara itu Refa Griyanda selaku CSR Manager PT Frisian Flag Indonesia mengungkapkan, “Pendekatan melalui pelatihan guru (ToT) ini dipilihberdasarkan hasil studi Knowledge, Attitude, Practice(K-A-P) 2016 dari FFI dan Pusat Kajian Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat – Universitas Indonesia (PKGK FKM UI) yang menunjukkan adanyapeningkatan hasil akhir keseluruhan program Gerakan Nusantara 2016 secara signifikan setelah 3 bulan.

Selaras dengan komitmen Frisian Flag Indonesia, Nourishing by Nature, kami berupaya untuk terus menyediakan gizi terbaik serta meningkatkan status gizi masyarakat melalui peningkatan pengetahuan tentang gizi seimbang dan gaya hidup sehat dan aktif. Gerakan Nusantara turut dirancang untuk mendukung sosialisasi Pedoman Gizi Seimbang (PGS) dan agenda global Sustainable Development Goals (SDGs) untuk mewujudkan kehidupan sehat dan sejahtera dengan mengakhiri kelaparan dan malnutrisi hingga tahun 2030.”

Program Gerakan Nusantara 2017 menjangkau lebih dari 700 sekolah, lebih dari 8.000 guru, serta kurang lebih 500.000 siswa/i Sekolah Dasar yang tersebar di 24 kota di propinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DI Yogyakarta; serta untuk pertama kalinya dilaksanakan di Riau (Pekanbaru), Jambi, dan Sumatera Barat (Padang).

Serangkaian kegiatan terpadu disiapkan guna mengoptimalkan Gerakan Nusantara di masing-masing sekolah yang menjadi sasaran tujuan, di antaranya kegiatan edukasi dan pelatihan bagi guru, pemaparan dan edukasi di dalam kelas bagi guru dan siswa, aktivitas luar ruangan di sekolah, pembagian sampel susu, hingga pemantauan berkala. (die)