RS Rahman Rahim Sidoarjo daftarkan 1000 pekerja rentan di BPJS ketenagakerjaan

Sidoarjo, kabarkini.co : Rumah sakit Rahman Rahim sidoarjo melakukan kerjasama dengan BPJS ketenagakerjaan sidoarjo untuk memberikan layanan kesehatan secara prima bagi komunitas gojek kabupaten sidoarjo melalui gerakan nasional peduli perlindungan pekerja rentan (GN Lingkaran).

Kerjasama ini dilakukan pada Kamis (16 juni 2022) yang secara simbolis dilakukan di ruang pertemuan rumah sakit Rahman Rahim sidoarjo, yang disaksikan puluhan komunitas gojek kabupaten sidoarjo.

" Kami bersyukur rumah sakit Rahman Rahim bisa memaksimalkan kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan, untuk memberikan layanan prima pada pekerja rentan dalam hal ini komunitas gojek di sidoarjo jika terjadi resiko kerja", ungkap dr. Rendra Eko F dirut RS Rahman Rahim sidoarjo.

Rumah sakit Rahman Rahim akan lebih respon pada setiap potensi resiko kerja yang rawan dialami komunitas gojek seperti halnya kecelakaan saat menjalankan aktivitas kerjanya. " Rumah sakit akan lebih respon dan menyiapkan segala kebutuhan administrasinya guna memudahkan layanan manfaat yang akan diperoleh para pekerja rentan ini yang tercover dalam BPJS ketenagakerjaan", kata dr Rendra.

Gerakan nasional peduli perlindungan pekerja rentan yang berasal dari CSR Rumah Sakit Rahman Rahim Sidoarjo ini telah mendaftarkan 1000 pekerja rentan yang salah satunya gojek untuk ikut dalam BPJS yang premi awalnya ditanggung oleh RS Rahman Rahim sidoarjo.

Hal ini disambut baik oleh Novias Dewo kepala BPJS ketenagakerjaan Sidoarjo yang telah lama bermitra dengan RS Rahman Rahim. " Kami ucapkan terimakasih kepada manajemen rumah sakit Rahman Rahim karena telah menyalurkan CSR nya dalam bentuk pembayaran premi bagi masyarakat para pekerja rentan atau sektor non formal ", ujar Dewo panggilan akrab kepala BPJS ketenagakerjaan sidoarjo.

Nantinya para pekerja komunitas gojek sidoarjo akan didaftarkan di kantor cabang pembantu BPJS ketenagakerjaan yang ada di krian. Sehingga mereka tidak udah bingung lagi jika terjadi resiko pekerjaan yang mengharuskan ada penanganan medis. Karena biaya perawatan dan resiko jika meninggal dunia akan ditanggung oleh BPJS ketenagakerjaan.

Kepesertaan 1000 pekerja rentan melalui premi yang dibayarkan oleh Rumah sakt ini akan berlangsung sebulan, selanjutnya iuran sebesar RP. 16.800 perbulan ditanggung mereka sendiri. Dengan mendapatkan manfaat tertanggung biaya perawatan kecelakaan kerja hingga sembuh dan manfaat asuransi kematian hingga mencapai 42 juta rupiah.

Kolaborasi antara RS Rahman Rahim sidoarjo dengan BPJS ketenagakerjaan nanti akan bisa membantu mereka yang selama ini kesulitan mendapatkan layanan kesehatan karena belum tercover sebagai peserta BPJS ketenagakerjaan.

Pihak RS Rahman Rahim sidoarjo juga telah menyiapkankan segala sarana dan prasarana pendukung. Serta menyiapkan SDM yang mumpuni seperti dokter spesialis untuk menangani segala bentuk resiko pekerjaan bagi peserta BPJS ketenagakerjaan. " Sarana dan prasarana pendukung sudah kami siapkan mulai dari dokter spesialis hingga perawat yang nantinya akan menangani pasien peserta BPJS ketenagakerjaan secara maksimal, jika sewaktu-waktu terjadi resiko pekerjaan ", pungkas dr Rendra. (K3)