Sinergi OPOP Dan Perda Ponpes, Dewan Jatim Sebut Bentuk Pemprov Tak Anak Tirikan Ponpes

Surabaya kabarkini.co: Ketua Fraksi Keadilan Bintang Nurani (FKBN) DPRD Jatim Dwi Hari Cahyono mengatakan dengan adanya perda pondok pesantren, pihaknya berharap Pemprov Jatim tidak menganaktirikan pesantren.

“ Selama ini di pondok pesantren punya potensi-potensi yang perlu diberdayakan sehingga memberikan dampak positif dilingkungan pondok pesantren tersebut,”jelasnya saat ditemui dikantornya, selasa (16/3/2021).

Pria asal Malang ini mengatakan dalam perda pondok pesantren tersebut, pihaknya berharap program Pemprov Jatim OPOP (One Pesantren Ones Product) bisa bersinergi dan dimasukkan dalam perda tersebut.

“ Gayung bersambut, pemberdayaannya juga oke. Ponpes pun tak menolak jika kita masuk dalam hal untuk memberdayakan ponpes. Juga tentunya juga berdampak  terhadap masyarakat sekitar ponpes,”jelasnya.

Tak hanya itu, kata Dwi Hari Cahyono, ke depan pihaknya berharap dengan adanya OPOP dalam Perda ponpes tersebut, nantinya OPD Pemprov Jatim dapat membantu pemberdayaan diponpes yang ada di Jatim.

“Ke depan adanya program dari OPD Pemprov yang memberlakukan pemberdayaan di pondok pesantren,”jelasnya.

 (Setya)