Siswa SD Budidayakan Tanaman Jeruk Kingkit yang Mulai Langka

Surabaya, kabarkini.co : Untuk melewati masa pandemi @Covid-19, kepedulian antar sesama di seluruh lapisan masyarakat menjadi bagian penting.

Seperti yang dilakukan Nevan Azka Diary, anak berumur 11 tahun warga Sambikerep Surabaya, Jawa Timur. siswa SDN Kaliasin ini, membudidayakan dan menanam ribuan bibit pohon jeruk kingkit di sekeliling rumahnya.

Nevan menyebut bahwa jeruk kingkit itu, selain langka juga kaya akan khasiat seperti melegakan tenggorokan, mengatasi sembelit, mengatasi sakit perut, diabetes, mengatasi infeksi dan menyembuhkan luka serta mengurangi depresi sehingga bisa membuat imunitas semakin meningkat.

Untuk mengaplikasikan kontribusinya terhadap sesama, siswa berusia 11 tahun itu itu menanam 100 bibit pohon jeruk kingkit di Taman Hutan Raya (Tahura) Lempung, Sambikerep, Surabaya pada Senin (29/3/2021).

"Saya telah menanam sebanyak 1.524 bibit (pohon jeruk kingkit) di berbagai daerah. Saat ini menanam lagi di Tahura Lempung Surabaya karena tanaman ini mulai langka dan jarang ditemui," ungkap Nevan, Selasa (30/3/2021).

Menurutnya, selain kaya khasiat jeruk kingkit tersebut juga bernilai ekonomi tinggi ketika dibudidayakan dengan metode bonsai atau tanaman hias. Setiap harinya, pelajar yang gemar bersepeda itu menanam 150 bibit agar target 3.000 bibit pohon jeruk kingkit dapat terpenuhi.

"Upaya ini saya lakukan supaya tanaman ini bisa dikenal dan dibudidayakan di Kota Surabaya. Syukur-syukur bisa dibuat bonsai untuk tanaman hias komoditas baru," ujar siswa berpawakan tambun itu.

Melihat tingginya kepedulin Nevan, Guru SDN Kaliasin I Surabaya Dwi Irawati menyebut bahwa pihaknya sangat mendukung Nevan untuk menanam dan melestarikan tanaman yang mulai langka tersebut.

"Kami sangat mendukung. Kami menfasilitasi Nevan dan memberinya kesempatan untuk mengenalkan tanaman tersebut baik di sekolah maupun di masyarakat," pungkasnya. (K3)