Terdakwa Kasus Penipuan Kho Handoyo Santoso Divonis 4 Tahun Penjara

Surabaya, kabarkini.co : Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, akhirnya memvonis terdakwa kasus penipuan, Kho Handoyo Santoso empat tahun penjara.

Putusan itu lebih tinggi dari tuntutan jaksa, yang sebelumnya menuntut terdakwa selama 3 tahun.

Dalam perkara ini, terdakwa dianggap telah melakukan penipuan jual beli rumah yang terletak di Pakuwon City Cluster Long Beach S 9 No. 55 Surabaya,

"Sebelum membacakan putusan, majelis hakim yang diketuai Sutarno, terlebih dahulu membacakan beberapa pertimbangan. Diantaranya, terdakwa telah terbukti melakukan serangkaian kebohongan dan tipu muslihat sehingga merugikan korban Pelapor, Elanda Sujono, karenanya agar terdakwa tetap berada dalam tahanan, guna mengantisipasi agar supaya terdakwa tidak melakukan hal yang sama terhadap orang lain.

"Oleh karenanya memutus terdakwa dalam perkara ini, selama 4 tahun penjara, karena terbukti bersalah melakukan tindak Pidana penipuan sebagaimana diatur dalam pasal 378 KUHP, "ucap Sutarno, diruang sidang Garuda PN Surabaya. Kamis (09/09/2022).

"Mendengar putusan itu terdakwa Kho Handoyo Santoso langsung bereaksi, "saya menolaknya yang mulia, "tegasnya.

"Baik, atas putusan itu saudara terdakwa bisa mengajukan upaya hukum banding, "terang Hakim Sutarno.

"Baik jaksa dan kuasa hukum terdakwa menyatakan pikir-pikir.

"Kami pikir-pikir, yang Mulia, ucap jaksa dan kuasa hukum terdakwa.

"Dikonfirmasi terpisah kuasa hukum korban, Yance Leonard Sally, SH. Mengatakan, kami sangat mengapresiasi degan baik atas putusan hakim tersebut, putusan 4 tahun penjara itu sudah memenuhi rasa keadilan bagi Klien kami selaku korban, "paparnya.

Yance juga menegaskan, cukup hanya klien kami yang menjadi korban dan semoga tidak ada lagi korban-korban berikutnya.

"Saya berharap perkara ini dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat luas agar lebih berhati-hati didalam melakukan transaksi jual beli rumah atau tanah dengan siapapun itu, tutupnya. (K3)